Ilmu & Profesionalisme
Biru melambangkan ilmu pengetahuan, profesionalisme, dan kepercayaan yang kami junjung.
Perkumpulan Ilmuwan Profetik Nusantara hadir sebagai wadah kolaborasi bagi ilmuwan, peneliti, pendidik, praktisi, dan generasi muda yang memiliki komitmen terhadap pengembangan ilmu pengetahuan berbasis nilai, etika, dan kemaslahatan masyarakat.
Kami meyakini bahwa ilmu tidak hanya bertujuan menghasilkan kemajuan teknis, tetapi juga harus menghadirkan keadilan, kemanusiaan, dan kebermanfaatan sosial. Melalui jejaring kolaboratif lintas disiplin, kami berupaya mengembangkan, menyebarluaskan, dan mengimplementasikan ilmu profetik untuk mewujudkan peradaban Indonesia yang lebih bermartabat dan berkelanjutan.
“Ilmu tanpa nilai adalah kehilangan arah; nilai tanpa ilmu adalah kehilangan cara.”
Setiap warna dan simbol mencerminkan komitmen kami terhadap ilmu, kebijaksanaan, dan integritas.
Biru melambangkan ilmu pengetahuan, profesionalisme, dan kepercayaan yang kami junjung.
Emas melambangkan kebijaksanaan, kemuliaan, dan nilai-nilai profetik.
Putih melambangkan keterbukaan, integritas, dan objektivitas ilmiah.
Abu-abu lembut menjadi ruang penopang bagi kejernihan gagasan dan wawasan.
Landasan yang menuntun setiap gerak langkah keilmuan dan pengabdian kami.
Menjunjung kejujuran, objektivitas, dan etika keilmuan dalam setiap karya.
Menjadikan nilai kenabian sebagai landasan pengembangan ilmu.
Mengabdikan ilmu untuk keadilan, kemanusiaan, dan kebermanfaatan umat.
Membangun jejaring terbuka antar bidang keilmuan dan institusi.
Perkumpulan Ilmuwan Profetik Nusantara merupakan badan hukum perkumpulan yang didirikan berdasarkan Akta Notaris Nomor 01 tanggal 6 Januari 2026 yang dibuat oleh Bambang Susanto, S.H., M.Kn., Notaris Kota Samarinda, berkedudukan di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Organisasi ini bersifat nirlaba, independen, profesional, dan berorientasi pada pengembangan ilmu profetik serta kemaslahatan masyarakat.